Pisahkan identitas dan lokasi
Tuliskan nama penerima dengan jelas, lalu informasi jalan dan bangunan. Tambahkan unit, lantai, atau nama kompleks bila dibutuhkan. Nomor telepon dapat membantu komunikasi pengiriman sesuai kebijakan penyedia, tetapi bukan pengganti keterangan lokasi yang memadai. Hindari mencampurkan catatan barang dengan alamat tujuan.
Susun wilayah secara konsisten
Cantumkan kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan kode pos pada bagian yang mudah dibaca. Gunakan format yang sesuai formulir penyedia pengiriman. Jika label menyediakan kolom terpisah, isi tiap unsur pada kolomnya agar tidak ada informasi yang hilang ketika label dicetak.
Perhatikan nomor dan singkatan
Nomor rumah, blok, serta unit harus diperiksa karena perbedaan satu karakter dapat mengarah ke bangunan lain. Gunakan singkatan yang jelas dan jangan memendekkan nama wilayah sampai sulit dikenali. Periksa pula apakah tanda baca atau pergantian baris membuat nomor tampak seperti bagian dari nama jalan.
Buat label mudah dibaca
Gunakan ukuran teks yang nyaman, kontras yang cukup, serta permukaan label yang rata. Pastikan kode pos tidak terpotong ketika label ditempel atau dilipat. Bila menulis manual, pisahkan unsur alamat dengan baris yang rapi dan hindari menimpa angka yang salah tanpa penjelasan.
Periksa bersama penerima
Sebelum mengirim barang bernilai atau dokumen penting, kirimkan susunan alamat untuk dikonfirmasi penerima. Jangan menyertakan isi paket sensitif dalam pesan publik. Simpan alamat yang sudah disetujui secara aman, lalu tinjau kembali jika dipakai setelah penerima pindah atau wilayah mengalami perubahan.
Rujukan untuk pemeriksaan kode pos
Portal kode pos Pos Indonesia ↗. KodePosIndonesia.org merupakan direktori independen dan tidak berafiliasi dengan layanan tersebut.